Nomor identifikasi yang ditempatkan pada ponsel GSM, yang mengidentifikasi secara unik tiap-tiap ponsel. IMEI adalah nomor spesial atau nomor khusus untuk mengidentifikasi atau mengetahui keaslian sebuah ponsel, dan ini berlaku di seluruh dunia. Nomor IMEI ini unik karena:
- Tiap - tiap ponsel memiliki nomor yang berbeda. Kita tidak akan menemukan nomor asli ( orisinil ) yang sama pada ponsel - ponsel di seluruh dunia. Mengapa dikatakan nomor orisinil ? Karena kita dapat mengubah nomor ini dengan menggunakan software khusus dan kabel khusus.
- IMEI adalah identitas ponsel yang unik dalam sebuah jaringan GSM, maksudnya jika ponsel hilang atau dicuri, maka IMEI ini dapat diblokir pada jaringan GSM supaya ponsel tersebut tidak dapat digunakan pada semua jaringan GSM. Tapi ini hanya berlaku jika setiap operator jaringan GSM memiliki jadwal rutin untuk pengecekan nomor IMEI terhadap sentral pemblokiran register. Hampir semua jaringan operator GSM di Eropa memiliki sistem ini.
IMEI digunakan untuk mengidentifikasi ponsel GSM/DCS/PCS ke sebuah jaringan GSM/DCS/PCS. Ketika ponsel dinyalakan ( switch on ) nomor IMEI dikirimkan dan dicek pada sebuah database di jaringan EIR ( Equipment ID Register ) yang ada di sentral. EIR menentukan apakah sebuah ponsel dapat log on atau masuk ke sebuah jaringan untuk dapat melakukan proses pengiriman dan penerimaan panggilan - panggilan.
Jika ingin mengetahui berapa nomor IMEI sebuah ponsel, anda dapat melepas batere ponsel, dan kita dapat melihat nomor tersebut pada label yang menempel pada pembungkus (casing) belakang ponsel.
XXXXXX XX XXXXXX X
TAC
FAC
SNR
SP
TAC : Type approval code, adalah nomor kode Negara tempat produksi ponsel (sebagai contoh 49 adalah kode Jerman )
FAC : Final Assembly Code, adalah kode perakit ponsel (sebagai contoh 10 adalah kode dari NOKIA )
SNR : Serial number, adalah nomor serial ponsel
SP : Spare,adalah kode separator atau nomor tambahan.
Contoh nomor IMEI pada ponsel : 446620 40 419634 0
446620 adalah TAC ( type Approval Code ). Dua nomor pada awal adalah kode Negara tempat produksi ponsel.
40 adalah FAC ( Final Assembly Code ). Kode perakit ponsel. Kode-kode vendor dapat dilihat pada tabel berikut:
01, 02 AEG
07, 40 Motorola
10, 20 Nokia
30 Ericsson
40,41,44 Siemens
50 Bosch
51 Sony, Siemens, Ericsson
60 Alcatel
61 Ericsson
65 AEG
70 Sagem
75 Dancall
80 Philips
85 Panasonic
419634 adalah nomor serial ponsel
0 adalah hanya nomor tambahan saja, sering kali diset ke 0







No comments:
Post a Comment